Hubungan Jumlah Anggota Keluarga, Kepadatan Rumah dan Mobilitas dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kota Kupang

  • Siprianus Singga Prodi Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Wanti Wanti Prodi Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Kupang
Keywords: DBD, Jumlah Anggota Keluarga, Kepadatan Rumah, Mobilitas

Abstract

Demam Berdarah Dengue masih merupakan masalah kesehatan utama di Kota Kupang dengan jumlah kasus selalu tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kepadatan penduduk dan kepadatan rumah berperan dalam penularan DBD sehingga penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui hubungan jumlah anggota keluarga dan kepadatan rumah serta mobilitas dengan kejadian DBD di Kota Kupang.  Penelitian analitik observasional ini menggunakan rancangan case control dengan jumlah sampel 500 orang yang diambil dengan tehnik cluster sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Uji t independen. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan kejadian DBD dengan jumlah anggota keluarga (p=0,000), dan kepadatan rumah (p=0,002), namun tidak terdapat hubungan antara mobilitas dan kejadian DBD (p=0,234). Simpulan penelitian ini adalah jumlah anggota keluarga dan kepadatan rumah mempengaruhi kejadian DBD di Kota Kupang, sedangkan mobilitas masyarakat tidak mempengaruhi kejadian DBD.

Published
2019-11-29
How to Cite
Singga, S., & Wanti, W. (2019). Hubungan Jumlah Anggota Keluarga, Kepadatan Rumah dan Mobilitas dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kota Kupang. Prosiding Semnas Sanitasi, 212-217. Retrieved from http://semnaskesling.poltekeskupang.ac.id/index.php/ss/article/view/32